Harga Gas LPG 3 Kg Tembus Rp27 Ribu Melampaui HET, Pangkalan di Cenrana Diduga Sepakat Naikkan Harga Sepihak

LNI NEWS, 28 Juli 2026 DESA DAWANG CENRANA, BONE—Keluhan masyarakat terkait melambungnya harga gas LPG 3 kg (gas melon) di tingkat pangkalan kian memuncak. Warga di Desa Awang Cenrana, Desa Cakkeware, hingga Desa Labotto, Kecamatan Cenrana, mengeluhkan harga gas bersubsidi yang kini meroket hingga Rp27.000 per tabung, jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Dalam keterangannya kepada LNI NEWS, Yusnar, warga setempat Desa Awang Cenrana yang mewakili suara dan keresahan masyarakat, mengungkapkan bahwa pangkalan diduga kuat telah sepakat menaikkan harga secara sepihak tanpa dasar hukum yang jelas.

“Masyarakat sangat menjerit dengan harga Rp27.000 ini. Ini barang bersubsidi untuk rakyat kecil, tapi pangkalan seenaknya menaikkan harga tanpa alasan hukum. Kami sudah menanti respons pihak berwenang sejak empat hari lalu, tapi sampai pasokan gas masuk hari ini pun harganya masih tetap dimainkan,” tegas Yusnar kepada media ini.
Beberapa nama pangkalan di wilayah tersebut yang disorot dan dikeluhkan warga antara lain Pangkalan Nurdin, Aswin, Sinar, dan Tahir.

Masyarakat mendesak Dinas Perdagangan Kabupaten Bone, Satgas Pangan Polres Bone, serta Pertamina (Call Center 135) untuk tidak tinggal diam dan segera turun melakukan inspeksi mendadak (sidak). Tindakan tegas berupa pencabutan izin atau Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) sangat diharapkan agar ada efek jera bagi oknum pangkalan yang mempermainkan harga barang bersubsidi demi keuntungan pribadi.(*)

Pos terkait