Teken MoU dan MoA dengan Kapolres Bone, Diskominfo, Pemerintah Kecamatan, dan Notaris: Uniasman Perkuat Kerja Sama Lintas Lembaga untuk Mendukung Kemajuan Pendidikan di Kabupaten Bone

BONE – 25 oktober LNI News,- Universitas Andi Sudirman (Uniasman) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kolaborasi lintas lembaga. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (Memorandum of Agreement/MoA) dengan Kepolisian Resor (Polres) Bone, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bone, sejumlah pemerintah kecamatan, serta notaris di Kabupaten Bone.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus Universitas Andi Sudirman, Senin (26/10/2026), ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan praktisi hukum untuk mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pembina Yayasan Kampus Uniasman, Andi Harni, S.ST., M.H., M.Keb.; Rektor Uniasman, Dr. H. M. Yasin, S.H., M.H.; Drs. Muh. Bakri, M.H Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Wakil Rektor II, Rika Damayanti, S.H., M.H.; Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Gustika Sandra, S.H., M.H.; Dekan Fakultas Hukum dan Politik, Dr. Asia, SP., S.H., M.H.; serta civitas akademika Universitas Andi Sudirman.

Penandatanganan kerja sama diawali dengan MoU antara Kapolres Bone, AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., dan Rektor Uniasman, Dr. H. M. Yasin, S.H., M.H. Kerja sama tersebut kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoA antara Kapolres Bone dan Dekan Fakultas Hukum dan Politik, Dr. Asia, SP., S.H., M.H.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi jembatan bagi penguatan hubungan antara dunia akademik dan institusi kepolisian, khususnya dalam mendukung pengembangan pendidikan hukum, peningkatan pemahaman masyarakat terhadap hukum, serta pelaksanaan kegiatan akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Rangkaian penandatanganan berikutnya melibatkan Dekan Fakultas Hukum dan Politik Uniasman dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bone, Asy’ari Pratama Hadipaty, S.STP., M.Si.

Kerja sama juga dilakukan bersama sejumlah pemerintah kecamatan, yakni Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie, S.T., M.Si.; Camat Tanete Riattang, Dr. H. Andi Muhammad Iqbal Walinono, S.E., M.Si.; Camat Awangpone, Andi Aidil Apriadi Sammang, S.IP., M.A.P.; serta Camat Tellu Siattinge, Dra. Hj. Syamsiar, M.Si.

Selain dengan unsur pemerintahan, Uniasman juga menjalin kemitraan dengan kalangan profesional di bidang hukum melalui penandatanganan kerja sama bersama Notaris Jumiati Mulking, S.H., M.Kn.; Notaris Edyanto, S.H., M.Kn.; dan Notaris Andi Arfyan Priatama Amar, S.H., M.Kn.

Keterlibatan berbagai pihak tersebut mencerminkan upaya Uniasman untuk membangun ekosistem kolaborasi yang lebih luas. Perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah, aparat penegak hukum, dan praktisi profesional dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.

Melalui implementasi kerja sama ini, berbagai potensi kolaborasi dapat dikembangkan, mulai dari kegiatan pendidikan dan pembelajaran, penelitian bersama, pertukaran pengetahuan, hingga program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan dosen dan mahasiswa. Sinergi dengan pemerintah daerah juga membuka peluang bagi penguatan literasi digital dan pemanfaatan teknologi informasi, sementara kemitraan dengan notaris dapat memperluas wawasan akademik mahasiswa mengenai praktik dan pelayanan hukum.

Penandatanganan MoU dan MoA ini sekaligus menegaskan pentingnya kemitraan berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Dengan dukungan lintas sektor, Uniasman diharapkan mampu menghadirkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang semakin relevan, aplikatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Bone.

Lebih dari sekadar seremoni penandatanganan dokumen kerja sama, momentum ini menjadi awal bagi penguatan hubungan kelembagaan yang berorientasi pada program nyata dan berkelanjutan. Kolaborasi antara kampus, kepolisian, pemerintah kecamatan, instansi daerah, dan kalangan profesional diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan terbangunnya sinergi tersebut, Universitas Andi Sudirman terus mengambil peran dalam mendorong kemajuan pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan kegiatan pendidikan, pengembangan wawasan hukum, serta peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesadaran hukum, keamanan, dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Keterlibatan Polres Bone dalam kolaborasi tersebut juga sejalan dengan semangat Polisi Peduli Pendidikan, yang mendorong terciptanya hubungan positif antara institusi kepolisian dan dunia akademik. Melalui sinergi ini, berbagai kegiatan edukatif dan pertukaran pengetahuan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa maupun masyarakat luas.

Momentum penandatanganan MoU dan MoA tersebut juga diisi dengan kuliah umum yang dibawakan Kapolres Bone, AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., dengan materi mengenai bahaya dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan perguruan tinggi.

Dalam pemaparannya, edukasi mengenai bahaya narkoba menjadi bagian penting untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap risiko penyalahgunaan narkotika, sekaligus menumbuhkan kesadaran hukum dan tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.

Selain persoalan hukum dan penyalahgunaan narkoba, kegiatan tersebut juga menyoroti pentingnya literasi digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bone, As’yari Pratama Hadipati, S.STP., M.Si., menekankan pentingnya bersikap bijak dalam menggunakan media sosial serta memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) secara bertanggung jawab.

Ia mengingatkan pentingnya memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, menyaring konten yang diterima, serta menghindari penggunaan teknologi untuk menyebarkan hoaks maupun informasi yang menyesatkan. Pesan tersebut menjadi relevan bagi mahasiswa sebagai generasi muda yang memiliki peran penting dalam membangun ekosistem digital yang sehat, kritis, dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Pembina Yayasan Kampus Universitas Andi Sudirman, Andi Harni, S.ST., M.H., M.Keb., berharap penandatanganan MoU dan MoA dapat memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan kampus.

Ia mengharapkan kerja sama tersebut mampu membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen untuk mengembangkan pengetahuan, memperluas wawasan, serta meningkatkan kualitas akademik. Dengan demikian, Uniasman diharapkan dapat terus berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Kabupaten Bone.

Harapan serupa disampaikan Rektor Universitas Andi Sudirman, Dr. H. M. Yasin, S.H., M.H. Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan dapat mendorong implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi secara lebih maksimal pada masa mendatang, mencakup pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bone, Polres Bone, dan Uniasman, berbagai program pendidikan, penyuluhan hukum, literasi digital, serta pencegahan penyalahgunaan narkoba diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

Lebih dari sekadar penandatanganan dokumen kerja sama, sinergi ini menjadi langkah untuk memperkuat peran perguruan tinggi, pemerintah, dan kepolisian dalam membangun generasi muda yang unggul, berkarakter, cakap digital, serta memiliki kesadaran hukum yang kuat.

Pada akhirnya, kolaborasi lintas sektor ini diharapkan tidak hanya mendukung kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Bone, tetapi juga berkontribusi terhadap terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, tertib, dan semakin sadar hukum.(**)

Pos terkait